Ketidakseimbangan populasi di sekitar rumah saya :D

Bekicot merupakan hewan dengan tingkat perkembangbiakan yang sangat cepat. Bekicot sangat menyukai tempat-tempat yang lembab sehingga musim hujan merupakan musim yang disukai oleh bekicot. Pada musim hujan biasanya hewan ini mulai bermunculan dan hidup dengan cara menempel di tanaman pisang, rumputan. Hewan ini bisa menjadi bahan makanan ternak seperti lele dumbo, itik bahkan masyarakat tradisional sering memanfaatkan hewan ini sebagai pengobatan.

Di rumah saya, bekicot berkembang biak dengan pesat di halaman rumah dan di taman. Bekicot bekicot nya berkembang biak di bawah pohon pohon dan semak semak yang lembab. Karena di rumah saya tidak ada predator alami untuk Bekicot, populasi Bekicot bekicot nya menjadi semakin banyak, bahkan setiap hari jika saya keluar dari rumah, saya melihat ada 2-3 atau bahkan 5-7 ekor bekicot. Bekicot bekicot awalnya hanya sedikit dari luar rumah, tapi setelah menemukan tempat nyamannya, bekicot bekicot tersebut berkembang biak.

Bekicot bekicot tersebut suka bersembunyi di dalam poly bag dan memakan tumbuhan yang ada di poly bag. Dalam 1 poly bag, bisa ada 10-12 bekicot kecil yang sedang beristirahat menghindari sinar matahari. Hewan yang memakan bekicot  biasanya adalah burung dan hewan hewan lain yang sejenisnya. 
Sebagian warga menganggap bekicot termasuk satwa menjijikan. Namun satwa ini dipercaya memiliki khasiat kesehatan. Terutama liur atau lendir satwa bekicot diyakini mempunyai khasiat obat alami, seperti menjadi musuh sakit gigiLendir siput dipercaya mampu membantu melembabkan kulit karena mengandung asam hialuronat. Berdasarkan penelitian, menyebutkan jika asam hialuronat efektif mampu mengikat dan mengunci air di permukaan kulit sehingga kulit tetap lembab terjaga. Lendir bekicot juga mengandungzat beta aglutinin yang berfungsi sebagai antibodi yang dapat melawan bakteri yang mengkontaminasi luka. Sehingga, penggunaan lendir bekicot sangat bermanfaat dalam penyembuhan luka dan dapat menjadi alternatif dalam penyembuhan luka.

Meskipun Bekicot bagus untuk kesehatan tubuh dan di konsumsi, Bekicot ternyata diharamkan oleh Allah karena bekicot hidup di 2 alam, namun tutut dan sejenis kepiting masih halal dikonsumsi. Sekretaris Fatwa MUI, Asrorun Niam, menjelaskan, bekicot adalah jenis hewan yang hidup di dua alam. Berdasarkan dalil dan rujukan mayoritas kaum ulama Fikih, hewan itu jelas haram. Sedangkan tutut (Keong /  Bellamya Javanica  /  Viviparus Javanica) adalah hewan yang mirip dengan bekicot, namun hidupnya berasal dari air. Tutut itu masuk dalam kategori hewan air, itu boleh karena habitat asalnya di air. Kecuali dia memiliki habitat di air dan darat.

Bekicot melakukan perkawinan untuk bisa berkembang biak. Karena meskipun bekicot bersifat hermafrodit (hewa berkelamin 2), bekicot nggak bisa melakukan perkawinan dengan diri sendiri karena masaknya sperma dan ovum nggak bersamaan. Sperma dan ovum dihasilkan oleh satu organ yang disebut ovotestis. Fertilisasi dilakukan di dalam tubuh betina. Sekian dari saya, sepertinya itu saja yang bisa saya sampaikan di dalam sini, semoga semua yang sudah saya tulis dan beberapa informasi dari google ini dapat membantu anda :D


Comments