Hari ini, saya mengkonseling teman saya menggunakan WhatsApp, Permasalahannya adalah adik. Teman
saya bercerita bahwa adik nya sangat menyebalkan dan dia ingin sekali memukulnya, kaku saya pun
menjawab, “kamu ingin memukul adik mu, tapi apakah kamu sadar kalau di sisi adik mu, dia juga ingin
memukulmu?”. Lalu dia menjawab, “untuk apa dia merasa ingin memukulku? Padahal dia yang salah!”. Saya
pun menjawab, “kamu tau kan apa yang ada di pikiran oleh seseorang yang salah tapi dia tidak menyadari
nya? Kamu tahu kan, apa penyebab dari sebuah pertengkaran? Sebuah pertengkaran bisa terjadi karena
sebuah kesalah pahaman dank arena ada seseorang yang tidak menyadari kesalahannya dan tidak mau
menerima itu sebagai kesalahnnya”. Lalu dia pun menjawab, “padahal dia sudah aku bilang berkali-kali kalau
dia yang salah, tapi dia tetap mengulanginya berkali-kali”. Saya pun menjawab “Seseorang yang tidak
menyadari kesalahan dan tidak mau menerima kesalahnnya tidak akan berubah jika dibiliang kalau dia yang
salah, karena dia sudah percaya kalau dia benar dan orang lain lah yang salah”. Dia pun langsung menjawab
“Tapi sampai sampai ibu ku yang bilang kalau adik ku yang salah”. saya pun menjawab “Jika dia sudah terlalu
percaya dan yakin bahwa bukan dia yang salah, mau omongan dari siapapun itu, bahkan orang tua nya, dia
tidak akan peduli dengan perkataan nya, karena dia sudah percaya bahwa itu bukanlah ulahnya nya”. Dia pun
bertanya, “lalu, bagaimana caranya supaya dia mendengarkan dan tidak cuek terhadap perkataan orang
lain?”. Saya pun menjawab “Biarkanlah dia tenang dulu, biarka dia lupakan semua yang sudah terjadi tadi, jika
dia sudah tenang, maka bicaralah dengannya”. Lalu dia pun bertanya lagi “Tapi dia meskipun sudah
memegang hp, meskipun dia sudah tenang, jika ditanya di hanya akan menjawab hmm saja, bagaimana
caranya supaya dia tidak menjawab hmm hmm terus?”. Saya pun menjawab “Suaya dia tidak hmm hmm terus,
lebih baik dia diberi sesuatu seperti makanan atau mainan sehingga dia mau untuk berkata “iya tidak akan
saya ulangi lagi” karena dia sudah merasakan tenang dan juga senang diberi makanan atau mainan jadi dia
mau menjawab dengan benar dan tidak hmm hmm”. Lalu pembicaraan pun selesai
Comments
Post a Comment